Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Gerak gabungan petugas Direktorat Narkoba Polda Kalimantan Selatan serta Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Selatan berhasil menggagalkan peredaran hampir setengah kilo sabu dan ratusan butir ineks, Kamis (22/2/2018) lalu. Sabu tersebut berasal dari Malaysia yang dibawa menuju Banjarmasin oleh pria bernama Gilang Fajar Ramadhan (32) warga Jalan Gunung Sari Banjarmasin. Tak hanya Gilang , petugas juga menangkap dua rekannya Herman (37) warga Jalan Adipati, Kecamatan Binuang Kabupaten Tapin dan M Rifani ((34) warga Jalan Veteran Kecamatan Martapura Kota Kabuaten Banjar yang bertugas melakukan penjemputan dan rencananya menyimpan barang terlarang itu. Selain itu dua napi Lapas Karang Intan yakni E dan H juga diperiksa oleh petugas karena diduga sebagai pengendali dan memerintahkan kepada Gilang untuk mengambil barang terlarang tersebut ke Malaysia. "Gilang di suruh siapkan paspor dan disuruh oleh berangkat ke Malaysia oleh satu oknum penghuni Lapas tersebut," papar Dir Narkoba Polda Kalsel Kombes Pol Firman, dalam pers relese yang dilaksanakan di Polda Kalsel, Kamis (1/3/2018). (Banjarmasin Post/Irfani Rahman) Artikel ini telah tayang di banjarmasinpost.co.id dengan judul NEWSVIDEO: Bekuk 3 Tersangka, Polda dan BNNP Kalsel Sita Ratusan Gram Sabu dan Ratusan Butir Ineks, http://banjarmasin.tribunnews.com/2018/03/01/newsvideo-bekuk-3-tersangka-polda-dan-bnnp-kalsel-sita-ratusan-gram-sabu-dan-ratusan-butir-ineks. Penulis: Irfani Rahman Editor: Elpianur Achmad


BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Rapat koordinasi tingkat Kabupaten dengan dinas terkait bidang rehabilitasi Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Selasa, (20/3).

Kegiatan rakor yang dilaksanakan di Hotel Sandaga ini dihadiri langsung Kepala Badan Nakotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalsel, Brigjen Pol Nixon Manurung, Kepala BNNK HSS Maserup, Kepala BPBD Kabupaten HSS Efran.

Hadir juga perwakilan dari Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, dinas pendidikan, RSUD Hasan Basri, Rutan Kandangan, perwakilan Kejari, Kodim 1003/Kandangan dan Polres HSS.

Rakor tersebut dilakukan untuk mensiergikan aparat penegak hukum dan dinas terkait atas kejahatan narkoba di HSS.

BNNK HSS Terus Giatkan Pencegahan Narkoba
BNNK HSS Terus Giatkan Pencegahan Narkoba (banjarmasinpost.co.id/aprianto)
Selanjutnya rakor menjadi wadah tim asesmen terpadu terhadap rehabilitasi pencadu dan korban penyelahgunaan narkoba dengan status tersangka.

Kepala BNNP Kalsel Brigjen Pol Nixon Manurung mengatakan dalam penanggulang masalah narkoba harus menjadi perhatian serius semua instansi.

"Sesuai dengan pernyataan presiden, baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah, swasta, lapisan masyarakat harus berbuat dan bertindak untuk mengatasi indonesia darurat narkoba," katanya.

Sehingga semua unsur baik pemerintah, swasta dan masyarakat harus bertindak sesuai dengan tugas dan pungsinya.

Khusus untuk wilayah Kabupaten HSS, perlu dilakukan pencegahan karena belum seperti di kota-kota besar di Indonesia.

"Maka perlu dilakukan pencegahan jangan sampai generasi muda di HSS terkontaminasi narkoba," tegasnya.

Menurutnya, saat ini para sindikat narkoba sudah mengarah ke daerah daerah pinggiran, seperti kabupaten kabupaten untuk menjadi pemangsa narkoba.

BNNK HSS Terus Giatkan Pencegahan Narkoba
BNNK HSS Terus Giatkan Pencegahan Narkoba (banjarmasinpost.co.id/aprianto)

Dengan dilakukan pencegahan dan tidak ada yang membeli narkoba maka dijamin pengedar narkoba akan tidak laku menjualnya.


Sehingga diperlukan sinergisitas dari semua pihak, agar bisa terbebas dari nakoba di HSS.

Kepala BNNK HSS Maserup mengatakan pencegahan dan pemberantasan narkoba di HSS yang sudah dilakukan seperti memberikan penyuluhan kepada kalangan pelajar dan masyarakat, sehingga terhindar dari peredaran gelap narkoba.

Berdasarkan data di BNNK HSS, jumlah penyalahgunaan narkoba yang melapor dan direabilitasi BNNK HSS menurut umur dari 0-15 sebanyak 12 orang, umur 16-19 sebanyak 18 orang, umur 20-24 sebanyak 13 orang, dan umur 25-40 sebanyak 14 orang.

Usai kegiatan itu, rombongan BNN Provinsi dan BNN HSS bersilaturahmi ke Plt Bupati HSS H Ardiansyah. Mereka juga membicarakan langkah-langkah dalam hal pencegahan narkoba di wilayah HSS. (*/aol)



Artikel ini telah tayang di banjarmasinpost.co.id dengan judul BNNK HSS Terus Giatkan Pencegahan Narkoba, http://banjarmasin.tribunnews.com/2018/03/20/bnnk-hss-terus-giatkan-pencegahan-narkoba.


Penulis: Aprianto
Editor: Edinayanti

Sumber : http://banjarmasin.tribunnews.com/2018/03/20/bnnk-hss-terus-giatkan-pencegahan-narkoba
Diberdayakan oleh Blogger.